Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Friday, November 4, 2011
Pelangi kasih...
Hadir mu tiada yang tahu,
Seketika kau tampak menghiasi birunya langit,
Dengan ragam warna sejukkan,
Membuat terpukau jutaan mata.
Menatapmu mendamaikan jiwa,
Menyunggingkan semyuman,
Memanah hati,
Kau sirnakan gundah.
Hadirmu tak dapat dipinta,
Seketika kau sapa dunia,
Dan perlahan pula kau memudar sirna,
Tak sanggup ku terka.
Kau hanya sampaikan tanda,
Dengan kesejukan terasa,
Bumi nan tersirami hujan sesaat,
Kadang gelap tertutup kabut..
Sesaat, dimana kau perlihatkan dirimu setelah nya
Pandainya kau hangatkan dingin,
Indahnya kau warnai kelam,
Kau ramaikan sepi, lantunkan hening.
Terimakasih....
Telah hadirkan rasa,
Obati luka,
Damaikan gelisah,
Singkapkan kabut...
Terima kasih...
Untuk cerahkan kembali hidupku,
Duhai Pelangi Kasih..
Thursday, November 3, 2011
Saat ku melihat Hujan....
Kumelihat Hujan
Dera-nya, seperti saat pertama ku mengenalmu
Rintik gemericik, suarakan nada dihati , kala itu
Kumelihat Hujan
Beningnya, bagai matamu nan slalu menatap teduh
Sejuk, nan membawa damai ke kalbu, saat ku tersentuh
Kumelihat Hujan
Berlarian ditengah kelabu, yg tadinya langit biru
Sirami setiap langkah, perjalan hidupku
Kumelihat Hujan
Dan rasa itu selalu terbawakan
Sama seperti pertama diri ini kau getarkan
Dengan sayang mu, yg kau tunjukkan
Kumelihat Hujan
Dan ku tau kau ada slalu
Di stiap tarikan nafasku
Dahulu, sekarang dan kemudian
Biarkan hujan, aku, terus bersama
Karna ku tahu hadir mu
Saat aku melihat hujan
Dera-nya, seperti saat pertama ku mengenalmu
Rintik gemericik, suarakan nada dihati , kala itu
Kumelihat Hujan
Beningnya, bagai matamu nan slalu menatap teduh
Sejuk, nan membawa damai ke kalbu, saat ku tersentuh
Kumelihat Hujan
Berlarian ditengah kelabu, yg tadinya langit biru
Sirami setiap langkah, perjalan hidupku
Kumelihat Hujan
Dan rasa itu selalu terbawakan
Sama seperti pertama diri ini kau getarkan
Dengan sayang mu, yg kau tunjukkan
Kumelihat Hujan
Dan ku tau kau ada slalu
Di stiap tarikan nafasku
Dahulu, sekarang dan kemudian
Biarkan hujan, aku, terus bersama
Karna ku tahu hadir mu
Saat aku melihat hujan
Tuesday, November 1, 2011
Bingkai Rindu.... ;)
Bingkai Rindu
(Untuk Istriku...)
Ketika lembar kenangan itu berserakan
Satu persatu terhempas angin kehidupan
Terkadang huyung kesana kemari
Ketika kaca setia itu mulai retak
Pecahan rasa yang mulai terpisah dari eratnya
Beberapa terserak, bertebar ditepian
Ketika cerita cinta mulai memendar
Penggal penggal kisah tak bertautan lagi
Berlari menjauh, hilang di penjuru
Hanya kau yang mengerti kan
Dirimu dekapkan kasih nan suci
Jagalah asa ini, satukan dalam hati
Biarkan Bersama dalam satu
BINGKAI RINDU ......
(Dengan segenap kerinduan.... Suami mu nan merindu..)
Wednesday, October 19, 2011
Melihat Rembulan....
Untuk istriku :
Aku melihat rembulan,
Dengan cahaya menerangi malam
Dengan kelembutannya menentramkan gundah
Dengan cantiknya mengingatkan aku padamu..
Aku melihat rembulan..
Nan setia temani bintang..
Bergantian dgn mentari, cahayakan bumi..
Putihnya nan merona, bagai wajahmu kala tersipu, malu..
Aku melihat rembulan...
Seakan terbang raga ini melayang menghampirinya..
Tuk bukTikan rasa...
Bahwa aku slalu menantikan hadir mu..
Rembulannnn...
Dari suamimu
Aku melihat rembulan,
Dengan cahaya menerangi malam
Dengan kelembutannya menentramkan gundah
Dengan cantiknya mengingatkan aku padamu..
Aku melihat rembulan..
Nan setia temani bintang..
Bergantian dgn mentari, cahayakan bumi..
Putihnya nan merona, bagai wajahmu kala tersipu, malu..
Aku melihat rembulan...
Seakan terbang raga ini melayang menghampirinya..
Tuk bukTikan rasa...
Bahwa aku slalu menantikan hadir mu..
Rembulannnn...
Dari suamimu
Tuesday, October 18, 2011
Tasbih Hijau...
Untuk istriku:
"Tasbih Hijau"
Hijau, butiran itu menghias indah..
Kerlip terkadang sesudah cahaya..
Bergandengan... Erat kuat dan menguatkan...
Putih itu merangkaikan sepi...
Namun sepi sirna ditengah kesepian..
berganti gemericik, pekik bulir bening yg memendar cahaya, beriring bersentuhan...
Dia Hijau.... Bening.. Seperti hatinya
Dia symbol... Rasa... Yg slalu cahayakan raga
Dia Bertasbih... Berarak beratur bertawaf... Temani malam... Rangkaikan doa..
Bertasbih, cinta untuk kita, untukNya,
Hijaukan cahaya murni dari qolbi
Dialah... " Tasbih Hijau ..."
Tanda kaSih yg Senantiasa terangi ..kita
Tanda kasih Nya ...
Dari suami terkasih
"Tasbih Hijau"
Hijau, butiran itu menghias indah..
Kerlip terkadang sesudah cahaya..
Bergandengan... Erat kuat dan menguatkan...
Putih itu merangkaikan sepi...
Namun sepi sirna ditengah kesepian..
berganti gemericik, pekik bulir bening yg memendar cahaya, beriring bersentuhan...
Dia Hijau.... Bening.. Seperti hatinya
Dia symbol... Rasa... Yg slalu cahayakan raga
Dia Bertasbih... Berarak beratur bertawaf... Temani malam... Rangkaikan doa..
Bertasbih, cinta untuk kita, untukNya,
Hijaukan cahaya murni dari qolbi
Dialah... " Tasbih Hijau ..."
Tanda kaSih yg Senantiasa terangi ..kita
Tanda kasih Nya ...
Dari suami terkasih
Monday, October 17, 2011
rona senyuman
Untuk istriku :
Rona senyuman ...
Menebar diperawakan...
Menyinari temaram ...
Terkadang hbar trpendar...
Seakan bicara kepedihan,
Duhai...
Biarkankanlah senyu itu merekah...
Tanpa pernah menyungging gores..
Snyumkanlah hatinya...
Duhai...
Biarkan aku menjadi obat untuk hatinya...
Jadikan aku senyumnya..,
With love
Suami mu,
Rona senyuman ...
Menebar diperawakan...
Menyinari temaram ...
Terkadang hbar trpendar...
Seakan bicara kepedihan,
Duhai...
Biarkankanlah senyu itu merekah...
Tanpa pernah menyungging gores..
Snyumkanlah hatinya...
Duhai...
Biarkan aku menjadi obat untuk hatinya...
Jadikan aku senyumnya..,
With love
Suami mu,
Wednesday, October 5, 2011
Dan Kemana Cinta..
Dan Jauh Ku memandang,
Hanya Lautan biru terbentang...
Dan lelah kaki melangkah, menapaki pesisir pantai,
Hanya hamparan putih pepasiran terlihat...
Dan ku selami dalam lautan,
Kemudian gelap yang tak kunjung berakhir...
Dan kuterpa setiap hadang gelombang,
Namun tak pernah habisnya, hanya putih membui...
Dan angin yang semakin dalam terhirup,
Tak kunjung bertitik...
Kuterbangkan diri menuju langit tinggi
Kucoba tinggalkan raga
Hanya rintik bertebaran berhujung gulita
Ku cari, mencari, dimanakah KAU
Kemana perginya...
Telusuri setiap sisi,
Kapankah akhirnya, lalu manapula awalnya...
Bahkan berlari..
Ditengah ramai bahkan hening...
Diantara kemarin dan hari nanti...
Ohh... Apakah..Dimanakah... dan Kemanakah..
Ku harus mencari KAU
Bolehkah harap untuk selalu disini,
Tetaplah bersamaku..
Karna hidupku hanyalah KAU
CINTA
(Backsound : 'Dan ternyata cinta')
Subscribe to:
Posts (Atom)
